Sertifikasi Guru

KOMPONEN PORTOFOLIO :

1. Kualifikasi Akademik
Tuliskan riwayat pendidikan tinggi Bapak/Ibu pada tabel di bawah ini.

| No | JENJANG PERG. TINGGI | FAKULTAS | PRODI | TAHUN LULUS | SKOR |

Jika mempunyai S1, D4, S2 atau S3 lebih dari satu agar tuliskan semua.

Lampirkan foto kopi ijazah yang tertulis pada tabel tersebut yang telah dilegalisasi oleh perguruan tinggi yang mengeluarkan ijazah atau oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi untuk ijazah luar negeri. Dalam kasus tertentu seorang guru bertugas di daerah yang jauh (di luar provinsi) dari tempat asal perguruan tinggi, dapat dilegalisasi oleh kepala sekolah dan kepala dinas kabupaten/kota.

2. Pendidikan dan Pelatihan
Tuliskan pengalaman mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) Bapak/Ibu pada tabel berikut.
| No | NAMA/JENIS DIKLAT | TEMPAT | WAKTU PELAKSANAAN (…Jam) | PENYELENGGARA | SKOR |

3. Pengalaman Mengajar
Tuliskan pengalaman mengajar Bapak/Ibu pada tabel berikut ini.

| No | NAMA SEKOLAH | BIDANG STUDI/GURU KELAS | LAMA MENGAJAR (tahun…s.d. tahun…) |

Lampirkan foto kopi SK pengangkatan menjadi guru baik PNS maupun non PNS yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung.

4. Perencanaan dan Pelaksanaan Pembelajaran

a. Perencanaan Pembelajaran
Tuliskan lima jenis RPP/RP/SP terbaik yang pernah Bapak/Ibu buat dari semester dan materi yang berbeda.

| No | MATA PELAJARAN | MATERI/KOMPETENSI | SEMESTER | TAHUN | SKOR (diisi penilai) |

5. Penilaian dari Atasan dan Pengawas
Bukti fisik yang dilampirkan berupa dokumen hasil penilaian dari atasan dan pengawas tentang kompetensi kepribadian dan kompetensi sosial Bapak/Ibu dengan menggunalan Format Penilaian Atasan (format terlampir).

Lampirkan hasil penilaian dari atasan sebagaimana dimaksud di atas dalam amplop tertutup.

6. Prestasi Akademik
a. Lomba dan karya akademik
Tuliskan prestasi Bapak/Ibu mengikuti lomba dan karya akademik (jika ada) yang meliputi: nama lomba/karya akademik, waktu pelaksanaan, tingkat (kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, nasional, internasional), dan penyelenggara pada tabel berikut.

| No | NAMA LOMBA/KEJUARAAN | WAKTU PELAKSANAAN | TINGKAT | PENYELENGGARA | SKOR |

Lampirkan foto kopi sertfikat/piagam/surat keterangan kegiatan yang tertulis di atas yang telah dilegalisasi oleh atasan.

b. Pembimbingan teman sejawat
Tuliskan pengalaman Bapak/Ibu menjadi Instruktur/Guru inti/Tutor/Pemandu (jika pernah) pada tabel di bawah ini

| No | MAPEL/BIDSTUD | INSTRUKTUR/GURU INTI/TUTOR /PEMANDU | TEMPAT | SKOR |

Lampirkan foto kopi SK/Surat Tugas dari Pejabat yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan.

c. Pembimbingan siswa
1) Apabila Bapak/Ibu pernah menjadi pembimbing siswa sampai mendapatkan penghargaan baik tingkat kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, nasional, maupun internasional dalam kegiatan akademik dan/atau prestasi, isilah tabel di bawah ini.

| No | NAMA KEJUARAAN | TINGKAT | TEMPAT DAN WAKTU | SKOR |

Lampirkan foto kopi sertifikat/piagam kejuaraan siswa yang dibimbing dan SK/surat tugas dari pejabat yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan.

2) Apabila Bapak/Ibu pernah menjadi pembimbing siswa (tidak mencapai juara) dalam kegiatan akademik dan/atau prestasi, isilah tabel di bawah ini

| No | NAMA KEGIATAN | TEMPAT | LAMA (WAKTU PEMBIMBINGAN) | SKOR |

Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan/surat tugas dari pejabat yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan.

7. Karya Pengembangan Profesi
a. Karya Tulis
Apabila Bapak/Ibu mempunyai karya tulis yang berupa buku, artikel (jurnal/ majalah/koran), modul, dan buku dicetak lokal, tuliskan judul buku dan keterangan lainnya pada tabel berikut ini.

| No | JUDUL | JENIS*) | PENERBIT | TAHUN TERBIT | SKOR |

*) Jenis pada tabel di atas diisi buku, artikel (jurnal/majalah/koran), modul, atau buku dicetak lokal
Lampirkan bukti fisik yang relevan

b. Penelitian
Apabila Bapak/Ibu pernah melakukan penelitian tindakan kelas atau penelitian yang mendukung peningkatan pembelajaran dan atau profesional guru, tuliskan judul penelitian dan keterangan lainnya pada tabel berikut ini

| No | JUDUL | TAHUN | SUMBER DANA | STATUS (KETUA/ANGGOTA) | SKOR |

Lampirkan bukti fisik yang relevan

c. Reviewer buku dan/atau penulis soal EBTANAS/UN
Apabila Bapak/Ibu pernah menjadi reviewer buku dan/atau penulis soal EBTANAS/UN, isilah tabel berikut ini.

| No | NAMA KEGIATAN | TAHUN | SKOR |

Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan/surat tugas dari pihak yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan.

d. Media dan Alat Pembelajaran
Apabila Bapak/Ibu pernah membuat media atau alat pembelajaran, tuliskan jenis media/alat dan keterangan lainnya pada tabel berikut ini

| No | JENIS MEDIA/ALAT | TAHUN | SUMBER DANA | STATUS (KETUA/ANGGOTA) | SKOR |
(diisi penilai)

Lampirkan bukti fisik yang relevan, misalnya: foto, manual, deskripsi, surat keterangan dari kepala sekolah

e. Karya teknologi/seni (TTG, patung, rupa, tari, lukis, sastra, dll)
Apabila Bapak/Ibu pernah membuat karya teknologi/seni yang berupa teknologi tepat guna, patung/rupa/lukis/ sastra dll, tuliskan nama dan tahun karya tersebut dalam tabel berikut.

| No | NAMA KARYA SENI | TAHUN | DESKRIPSI KARYA (PENJELASAN SINGKAT TENTANG KARYA SENI TERSEBUT) | SKOR |

Lampirkan bukti fisik yang relevan, misalnya: foto, manual, deskripsi, surat keterangan dari kepala sekolah

8. Keikutsertaan dalam forum ilmiah
Jika Sdr/i pernah mengikuti forum ilmiah tuliskan judul dan keterangan lainnya pada tabel berikut ini

| No | JENIS KEGIATAN | TAHUN | PERAN*) | TINGKAT (Inter/Nas/Lokal) | SKOR |

*) Kolom peran diisi pemakalah, atau peserta sesuai sertifikat. Lampirkan foto kopi sertifikat/piagam dan makalah apabila menjadi nara sumber, yang telah dilegalisasi oleh atasan.

9. Pengalaman menjadi pengurus organisasi di bidang kependidikan dan sosial
a. Pengalaman Organisasi
Apabila Bapak/Ibu memiliki pengalaman menjadi pengurus suatu organisasi kependidikan atau organisasi sosial, tuliskan nama organisasinya dan keterangan lainnya pada tabel berikut ini.

| No | NAMA ORGANISASI | TAHUN | JABATAN | TINGKAT*) | SKOR |

*) Kolom tingkat diisi: kecamatan, kabupaten/kota, nasional, atau internasional. Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan dari pihak yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan.

b. Pengalaman Mendapat Tugas Tambahan
Apabila Bapak/Ibu pernah mendapat tugas tambahan antara lain sebagai kepala/wakil kepala sekolah/kepala bengkel/kepala lab/pembina kegiatan ekstra kurikuler, isilah tabel berikut ini.

| No | JABATAN | TH —- S/D TH —– | NAMA SEKOLAH | SKOR |

Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan/bukti yang relevan dari pihak yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan.

10. Penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan
a. Penghargaan
Apabila bapak/Ibu pernah menerima penghargaan di bidang pendidikan, isilah tabel berikut ini.

| No | JENIS PENGHARGAAN | PEMBERI PENGHARGAAN | TINGKAT*) | TAHUN | SKOR |

*) Kolom tingkat diisi: kecamatan, kabupaten/kota, nasional, atau internasional. Lampirkan sertifikat/piagam/surat keterangan yang tertulis pada tabel di atas yang telah dilegalisasi oleh atasan.

b. Penugasan Di Daerah Khusus
Apabila Babak/Ibu pernah ditugaskan sebagai guru di daerah khusus (daerah terpencil/tertinggal/ bencana/konflik/perbatasan), isilah tabel berikut ini.

| No | LOKASI | JENIS DAERAH KHUSUS | LAMA BERTUGAS (MULAI TH ….. s/d TH …..) | SKOR |

Lampirkan foto kopi SK penugasan yang telah dilegalisasi oleh atasan.

Advertisements

The Secret Of Winning People

Ada sebuah buku bagus yang pernah saya pinjam dari sahabat saya, sebuah buku kecil dan tipis. Saya percaya buku itu simple namun bagus dan penting, karena itu saya pinjam dulu buku itu sebentar kemudian saya salin isinya untuk kita renungkan bersama.

  1. Adalah pertama-tama Yakin Sepenuhnya Dengan Kebenaran Penawaran Anda.
  2. Adalah Antusiasme pada kebenaran sebagaimana Anda merasakannya.
  3. Adalah Jangan Pernah Mengatakan Sesuatu Yang Tidak Benar, namun biarkanlah kebenaran berakar kuat dalam diri Anda yang niscaya membuat kata-kata sederhana yang Anda ucapkan mampu meyakinkan orang lain.
  4. Adalah Menghadapi Segala Permasalahan Dengan Tenang. Jangan pernah berapi-api. Begitu pula ketika meyakinkan seseorang, gunakanlah kata-kata sewajarnya saja.
  5. Adalah menciptakan suatu kondisi yang relaks, karena ketegangan menghalangi ide-ide baru. Sebaliknya relaksasi memacu tibulnya ide-ide baru.
  6. Adalah mengemukakan pokok-pokok yang menguntungkan semua pihak sebelum mengarah pada maksud utama Anda.
  7. Adalah tetap bersikap tenang dibawah serangan dan mencerna komentar-komentar yang dapat digunakan untuk mempertahankan diri.
  8. Adalah yakin bahwa orang lain juga mendambakan kebenaran.
  9. Adalah menghendaki akan menang dan bersedia mengubah pemikiran apabila fakta-fakta membuktikan Anda salah.
  10. Adalah melihat diri Anda sebagai rekan orang lain dan penasehat yang baik.
  11. Adalah menempatkan diri Anda dalam posisi orang lain; mempertimbangkan sudut pandangnya (entah Anda setuju atau tidak) sebelum Anda mengemukakan sudut pandang Anda sendiri.
  12. Adalah berkonsentrasi pada kebutuhan orang lain dan bukan pada kebutuhan pribadi.
  13. Adalah tidak menekankan pada kata “Aku”.
  14. Adalah melihat pada kepentingan orang lain; meyakinkannya tentang keuntungan yang akan diperoleh dari penawaran Anda.
  15. Menahan diri dari untuk tidak melontarkan ide-ide di luar kewajaran, karena para pendengar Anda tidak siap menerimanya.
  16. Adalah memiliki kesabaran untuk membiarkan orang lain menempati posisi Anda dalam kurun waktu yang mereka tentukan sendiri. Refleksikanlah mungkin Anda juga memerlukan waktu untuk menempati posisi itu.
  17. Adalah keterbukaan atas saran-saran orang lain.
  18. Adalah membantu orang lain untuk yakin pada diri sendiri dan tidak menekannya dengan luapan antusiasme Anda.
  19. Adalah mendalami subjek pembicaraan dengan sungguh-sungguh, dengan konsentrasi penuh; membuat setiap kata yang Anda ucapkan sangat berarti.
  20. Adalah Kreativitas dan Spontanitas; tidak bersikukuh pada apa yang telah anda persiapkan untuk Anda katakan.
  21. Adalah Daya Tarik. Proyeksikan keyakinan-keyakinan Anda dengan Energi yang sepadan.
  22. Adalah jangan pernah bersikap defensif. Jika suatu ketika ada yang menentang ide-ide Anda, tanggapilah dengan rasa humor namun penuh keyakinan. Jangan pernah membuat penolakan untuk hal-hal yang Anda yakini secara tulus.
  23. Adalah jangan pernah menganggap kecil semua pendapat apalagi dari mereka yang hendak anda yakinkan.
  24. Adalah tidak berdalih akan ketidakmampuan pendengar Anda tau bahwa pengetahuan dan pengalaman Anda lebih luas, namun biarkanlah kejernihan jiwa menjadi pertahanan diri satu-satunya.
  25. Adalah menyajikan pendapat Anda disertai dengan bukti-bukti yang berkualitas dan menghindari pernyataan-pernyataan yang meragukan seperti : “Banyak orang yang berpendapat demikian”.
  26. Adalah sebisa mungkin mengarahkan diskusi tetap pada masalah yang dibicarakan.
  27. Adalah lebih banyak memberikan solusi terhadap masalah dan bukannya menyia-nyiakan energi Anda dengan mengemukakan masalah secara panjang lebar.
  28. Adalah mengemukakan maksud Anda terlbih dahulu dan tidak membuat para pendengar Anda bertanya-tanya, agar tidak timbul ketegangan yang membuat mereka enggan menerima ide-ide Anda.
  29. Adalah dalam setiap perbedaan pendapat, carilah titik temunya dan bukan justru melontarkan kritik atau tuduhan.
  30. Adalah tidak menyembunyikan argumen pembelaan, namun mengemukakannya secara wajar, kemudian menempatkannya dalam konteks kebenaran yang lebih luas.
  31. Adalah membina kekerabatan yang erat-bukan yang rapuh-dengan sesama agar Anda tidak kehilangan rasa percaya dan loyalitas mereka bahkan dalam kemenangan sekalipun.

Catatan :
Tulisan ini diambil dari sebuah buku kecil yang saya sendiri lupa siapa penulisnya. Bagi yang merasa menulisnya silakan hubungi hikmatsp(at]gmail{dot|com.

Untuk anda para pembaca, saya telah berlatih metoda ini dan hasilnya cukup signifikan, dan merasa pas untuk dipraktekkan setiap hari dalam sebulan. Hanya saja kurang baik bila anda mencobanya di bulan Februari. Hehe…

AkeeStyle Framework Standar 2.1

1. LATAR BELAKANG

Perkembangan hardware komputer kini yang sangat pesat membuat perkembangan software pun meningkat dengan pesatnya pula. Sistem Operasi komputer yang selalu diperbaiki dan dikembangkan membuat perubahan-perubahan setting aplikasi yang semakin beraneka ragam pula.

Diantara sekian banyak pengguna komputer saat ini, lebih dari separuhnya menggunakan sistem operasi Microsoft Windows XP. Termasuk penulis. Komputer berprosesor Intel Pentium IV dan Athlon XP sekarang ini telah lebih terjangkau harganya, membuat pemakai komputer beralih dari sistem operasi generasi Windows 98 dan Windows 2000 ke WIndows XP yang menjanjikan fleksibilitas.

Bagi pemakai yang sangat mobile dan bekerja dengan berbagai komputer, entah itu di rumah, di kantor, ataupun di perjalanan, yang tentunya juga memiliki setting komputer yang berbeda-beda, akan mengalami sedikit kesulitan dan ketidaknyamanan ketika beralih kerja dari komputer kantor ke komputer rumah. Dan itu juga yang penulis rasakan ketika bekerja “mengejar deadline”. Sungguh tidak nyaman bila bekerja di lingkungan yang berbeda. Karena itu agar nyaman bekerja penulis menyusun sebuah standar kerangka kerja yang sama yang memudahkan untuk bekerja di lingkungan yang berbeda.

Salah satu kelebihan Windows XP, atau kita sebut saja XP agar lebih singkat, adalah adanya fasilitas User Account yang membuat sebuah komputer dapat dipakai bersama-sama dengan pemakai lain dengan setting yang dapat dipersonalisasi secara berbeda-beda untuk setiap User Account. Well , setidaknya ini lebih baik daripada User Account yang ada di Windows 98 dan di Windows 2000.

Namun tetap saja Windows XP ini masih banyak kekurangannya, terutama bagi Power User yang menuntut kenyamanan yang lebih tinggi dalam bekerja. Penulis merasa bete ketika bekerja di sebuah komputer kantor yang memiliki setting yang berbeda, misalnya tidak adanya fonts yang dibutuhkan, setting warna layar monitor yang lebih redup, ataupun ketidakadaan program Dreamweaver, misalnya, untuk membuat sebuah website.

Sejak saat itu penulis memikirkan sebuah aturan standar yang dapat meminimalisir perbedaan-perbedaan setting komputer. Sampai akhirnya lahirlah AkeeStyles Framework Standard ini.

 

2. TUJUAN & SASARAN

AkeeStyle Framework Standard [AFS], seperti yang telah disinggung pada bagian latar belakang di atas, merupakan sebuah standar kerangka kerja yang mengatur setting komputer agar disusun dengan menurut aturan yang sama. Sehingga tidak terasa adanya perbedaan lingkungan kerja yang mencolok. Dan selama ini dirasakan berhasil secara signifikan.

Sasaran AFS adalah komputer-komputer yang sering digunakan untuk bekerja, yaitu yang di rumah dan yang di kantor. Sehingga interoperabilitas berjalan dengan mulus. Pekerjaan dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja.

Berawal dari sebuah setting kecil-kecilan agar merasa nyaman bekerja di rumah, dan di kantor, kemudian bekerja lagi di rumah, kini AFS berkembang menjadi aturan standar yang mengatur setting komputer. Dan kemungkinan akan lebih berkembang menjadi sebuah aturan kerja dalam kehidupan sehari-hari.

AkeeStyles Framework Standard [AFS] 2.1 ini disusun sejak tahun 2001 dengan nama AkeeStyles 1.0, dan sejak saat itu berkembang sesuai dengan semakin banyaknya aplikasi yang digunakan. Mencoba berbagai macam setting yang paling efektif dan efisien. AFS ini sangat terasa manfaatnya terutama ketika menginstall ulang sistem operasi. Pemakai tidak perlu lagi repot-repot mengatur shortcut aplikasi atau hal-hal sepele-tetapi-vital lainnya.

Dalam kesempatan ini, penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada Microsoft yang merespon keinginan kami dan para pemakai komputer lainnya agar sistem operasi dapat lebih user-friendly, dan lebih mudah dikustomisasi. AFS hadir untuk lebih menyeragamkan proses kustomisasi sehingga suasana kerja lebih sederhana dan menyenangkan.

 

3. STANDARD SETTINGS

Ada beberapa aturan standar dalam AFS 2.1, semua itu ditujukan agar semua pekerjaan dapat lebih efisien dan efektif :
• Manajemen Folder
• Manajemen Software
• Manajemen Icon
• Manajemen Font
• Standard Setting Software
• Setting lainnya.

 

[AkeeStyle Framework Standar 2.1 bagian 1]

Retrospect : Don’t Look Back in Anger

From Pocket Oxford Dictionary :

retrospect  n. in retrospect when looking back. [from *retro-, *prospect]

retrospection  n. looking back into the past.

retrospective  — adj. 1 looking back on or dealing with the past. 2 (of a statute etc.) applying to the past as well as the future. — n. exhibition, recital, etc. showing an artist’s development over his or her lifetime. retrospectively adv.


It has almost 4 months since I created this webblog. The main reason I created the blog is that I’ve had a tremendous moment when my harddrive got troubled and then I lost my energy-consumed-so-important-data, a lot of huuuge data – ps : I had 850MB, 2,5GB, 20GB, 40GB, and two 80GB harddrives – third times!!!. Trust me, it was so frustating that will make you insane for a couple of days or weeks. I did.

Well I know you may think that I was too lazy to burn them into a cd or dvd, but it was too complicated for me to burn them into a disc without categorizing the will-burned-file first. Believe me, categorizing files that would be burned is a time-consuming activity. You could burn a lot of files into a disc without categorizing it, the hell with category. But when in times you need a (I mean A) file, and there’s about 800 cd’s – and some of them are dvd’s – well, be my guest, you search it on your own, nobody could barely help you. 

These reasons that are make me store a lot of data on the harddrives, waiting to be burn until that type of file is reach a disc quota, approximately 650MB for CD or 4Gb of video files for dvd.

But when the disaster came, BANG! I lost my partition for no reason, or accidentally deleted/overwrite the files. It really makes my day! dooh, and I’d gone in mad, very mad. 

So, here we come to the days of WEB generation 2.0, and webblogs that are almost there on every corner of the net. I guess that it would be my online storages for my public files. So this is it, The Digital Enquirer emerge to fulfill such a need. 

For all of you that is facing the same trouble that I encounter, well you’re not alone, I’m here to help. You know that every cloud has a silver lining, now I know how to maintain my harddrives and cd’s or dvd’s. I still have my old-timer 850MB harddrive works, yes it’s still working, It’s a Quantum Trailblazer!. It’s sad that the producer of the drive is out of business. Now I rely on Seagate, since I rarely face any trouble with the drives. I don’t recommend to use Maxtor. My other 20GB Maxtor is out of business.

Now I know and you know that where there’s a will there’s a way.

OOT : Harddrive Overload

It’s a just an unimportant journal note for you to read. You may skip it away…really!.

Shit!  I’ve been offline for about 10 days. My 80GB harddrive is quickly full since I had an internet access in the neighbourhood. Good God! Well, I arranged a thing or two on this new partition. Establish a new routine netting-procedure to be online again. As clean as possible. Hikmat Surya Permana says ‘Hello World!’… again.

Good news I successfully recover my lost partition full of big datas on my Seagate 40GB  & Maxtor 80GB . Fortunately, there’s almost no data losses. Thanks to Acronis and my friend Adi Bu Emi.

PS :
I dont recommend you to use Maxtor. I have often get trouble with it… Now I use my Maxtor as Game Partition though…

A Call to Spread Firefox Download Day 2008

Download Day - English

Mozilla Foundation guys say :
We want to set a Guinness World Record for the most software downloaded in 24 hours. With the backing of our community and your help we know we can make it. What else can you do?

Well, The Digital Enquirer right now uses Mozilla Firefox 2 for free. So, It’ll be our obligation to help their mission to set the Guinness World Record. An eye for an eye isn’t it ? By the way, we found it interesting and entertaining to see the process to achieve it.

Come on people! Let’s download The Mozilla Firefox 3 together. Yeah !!.

Video Resolution

Well here’s the reference for video resolution :

VCD

MPEG1 – VCD – Film
MPEG1, VCD, 352 x 240, 24.00fps, 1150kbps, Video CD at film playback rate.

MPEG1 – VCD – NTSC
MPEG1, VCD, 352 x 240, 29.97fps, 1150kbps, NTSC, MPEG system stream.

MPEG1 – VCD – PAL
MPEG1, VCD, 352 x 288, 25fps, 1150kbps, PAL, MPEG System Stream.

SVCD

MPEG2 – SVCD – NTSC
MPEG2, SVCD, 480 x 480, 29.97fps, 2.5Mbps, NTSC, MPEG2 Program stream.

MPEG2 – SVCD – PAL
MPEG2, SVCD, 480 x 576, 25.00fps, 2.5Mbps, PAL, MPEG2 Program stream.

DVD

MPEG2 – DVD – NTSC
MPEG2, DVD, 720 x 480, 29.97fps, 6Mbps, NTSC, MPEG Video Stream + Wave File for DVD authoring software.

MPEG2 – DVD – NTSC (high speed)
MPEG2, DVD, 720 x 480, 29.97fps, 6Mbps, NTSC, MPEG Video Stream + Wave File for DVD authoring software.

MPEG2 – DVD – NTSC (mastering quality)
MPEG2, DVD, 720 x 480, 29.97fps, 6Mbps VBR, NTSC, MPEG Video Stream + Wave File for DVD authoring software.

MPEG2 – DVD – NTSC (VOB)
MPEG2, DVD, 720 x 480, 29.97fps, 6Mbps, NTSC, VOB output for direct burning to DVD.

MPEG2 – DVD – PAL
MPEG2, DVD, 720 x 576, 25.00fps, 6Mbps, PAL, MPEG Video Stream + Wave File for DVD authoring software.

MPEG2 – DVD – PAL (high speed)
MPEG2, DVD, 720 x 576, 25.00fps, 6Mbps, PAL, MPEG Video Stream + Wave File for DVD authoring software.

MPEG2 – DVD – PAL (mastering quality)
MPEG2, DVD, 720 x 576, 25.00fps, 6Mbps, PAL, MPEG Video Stream + Wave File for DVD authoring software.

MPEG2 – DVD – PAL (VOB)
MPEG2, DVD, 720 x 576, 25.00fps, 6Mbps, PAL, VOB output for direct burning to DVD.

DIVX

DivX – Home Theater – NTSC
DivX Home Theater, 720×480, interlaced, 29.97fps, 1Mbps, NTSC, 128kbps MP3 audio.

DivX – Home Theater – PAL
DivX Home Theater, 720×576, interlaced, 25fps, 1Mbps, PAL, 128kbps MP3 audio.

DivX – Portable – NTSC
DivX Portable, 352×240, progressive, 29.97fps, 500kbps, NTSC, 128kbps MP3 audio.

DivX – Portable – PAL
DivX Portable, 352×288, progressive, 25fps, 500kbps, PAL, 128kbps MP3 audio.

PC CDROM

MPEG1 – CDROM – 640 x 480 – NTSC
MPEG1, 640 x 480, NTSC, 4Mbps, for CD-ROM

MPEG1 – CDROM – 640 x 480 – PAL
MPEG1, 640 x 480, PAL, 4Mbps, for CD-ROM

QuickTime6 – CDROM – 2Mbps – NTSC
QuickTime6, 2Mbps, 640×480, using NTSC sources, for CD-ROM distribution

QuickTime6 – CDROM – 2Mbps – PAL
QuickTime6, 2Mbps, 640×480, using PAL sources, for CD-ROM distribution


Source : Canopus ProCoder