The Secret Of Winning People

Ada sebuah buku bagus yang pernah saya pinjam dari sahabat saya, sebuah buku kecil dan tipis. Saya percaya buku itu simple namun bagus dan penting, karena itu saya pinjam dulu buku itu sebentar kemudian saya salin isinya untuk kita renungkan bersama.

  1. Adalah pertama-tama Yakin Sepenuhnya Dengan Kebenaran Penawaran Anda.
  2. Adalah Antusiasme pada kebenaran sebagaimana Anda merasakannya.
  3. Adalah Jangan Pernah Mengatakan Sesuatu Yang Tidak Benar, namun biarkanlah kebenaran berakar kuat dalam diri Anda yang niscaya membuat kata-kata sederhana yang Anda ucapkan mampu meyakinkan orang lain.
  4. Adalah Menghadapi Segala Permasalahan Dengan Tenang. Jangan pernah berapi-api. Begitu pula ketika meyakinkan seseorang, gunakanlah kata-kata sewajarnya saja.
  5. Adalah menciptakan suatu kondisi yang relaks, karena ketegangan menghalangi ide-ide baru. Sebaliknya relaksasi memacu tibulnya ide-ide baru.
  6. Adalah mengemukakan pokok-pokok yang menguntungkan semua pihak sebelum mengarah pada maksud utama Anda.
  7. Adalah tetap bersikap tenang dibawah serangan dan mencerna komentar-komentar yang dapat digunakan untuk mempertahankan diri.
  8. Adalah yakin bahwa orang lain juga mendambakan kebenaran.
  9. Adalah menghendaki akan menang dan bersedia mengubah pemikiran apabila fakta-fakta membuktikan Anda salah.
  10. Adalah melihat diri Anda sebagai rekan orang lain dan penasehat yang baik.
  11. Adalah menempatkan diri Anda dalam posisi orang lain; mempertimbangkan sudut pandangnya (entah Anda setuju atau tidak) sebelum Anda mengemukakan sudut pandang Anda sendiri.
  12. Adalah berkonsentrasi pada kebutuhan orang lain dan bukan pada kebutuhan pribadi.
  13. Adalah tidak menekankan pada kata “Aku”.
  14. Adalah melihat pada kepentingan orang lain; meyakinkannya tentang keuntungan yang akan diperoleh dari penawaran Anda.
  15. Menahan diri dari untuk tidak melontarkan ide-ide di luar kewajaran, karena para pendengar Anda tidak siap menerimanya.
  16. Adalah memiliki kesabaran untuk membiarkan orang lain menempati posisi Anda dalam kurun waktu yang mereka tentukan sendiri. Refleksikanlah mungkin Anda juga memerlukan waktu untuk menempati posisi itu.
  17. Adalah keterbukaan atas saran-saran orang lain.
  18. Adalah membantu orang lain untuk yakin pada diri sendiri dan tidak menekannya dengan luapan antusiasme Anda.
  19. Adalah mendalami subjek pembicaraan dengan sungguh-sungguh, dengan konsentrasi penuh; membuat setiap kata yang Anda ucapkan sangat berarti.
  20. Adalah Kreativitas dan Spontanitas; tidak bersikukuh pada apa yang telah anda persiapkan untuk Anda katakan.
  21. Adalah Daya Tarik. Proyeksikan keyakinan-keyakinan Anda dengan Energi yang sepadan.
  22. Adalah jangan pernah bersikap defensif. Jika suatu ketika ada yang menentang ide-ide Anda, tanggapilah dengan rasa humor namun penuh keyakinan. Jangan pernah membuat penolakan untuk hal-hal yang Anda yakini secara tulus.
  23. Adalah jangan pernah menganggap kecil semua pendapat apalagi dari mereka yang hendak anda yakinkan.
  24. Adalah tidak berdalih akan ketidakmampuan pendengar Anda tau bahwa pengetahuan dan pengalaman Anda lebih luas, namun biarkanlah kejernihan jiwa menjadi pertahanan diri satu-satunya.
  25. Adalah menyajikan pendapat Anda disertai dengan bukti-bukti yang berkualitas dan menghindari pernyataan-pernyataan yang meragukan seperti : “Banyak orang yang berpendapat demikian”.
  26. Adalah sebisa mungkin mengarahkan diskusi tetap pada masalah yang dibicarakan.
  27. Adalah lebih banyak memberikan solusi terhadap masalah dan bukannya menyia-nyiakan energi Anda dengan mengemukakan masalah secara panjang lebar.
  28. Adalah mengemukakan maksud Anda terlbih dahulu dan tidak membuat para pendengar Anda bertanya-tanya, agar tidak timbul ketegangan yang membuat mereka enggan menerima ide-ide Anda.
  29. Adalah dalam setiap perbedaan pendapat, carilah titik temunya dan bukan justru melontarkan kritik atau tuduhan.
  30. Adalah tidak menyembunyikan argumen pembelaan, namun mengemukakannya secara wajar, kemudian menempatkannya dalam konteks kebenaran yang lebih luas.
  31. Adalah membina kekerabatan yang erat-bukan yang rapuh-dengan sesama agar Anda tidak kehilangan rasa percaya dan loyalitas mereka bahkan dalam kemenangan sekalipun.

Catatan :
Tulisan ini diambil dari sebuah buku kecil yang saya sendiri lupa siapa penulisnya. Bagi yang merasa menulisnya silakan hubungi hikmatsp(at]gmail{dot|com.

Untuk anda para pembaca, saya telah berlatih metoda ini dan hasilnya cukup signifikan, dan merasa pas untuk dipraktekkan setiap hari dalam sebulan. Hanya saja kurang baik bila anda mencobanya di bulan Februari. Hehe…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: